Healthypedia

Fakta Dibalik Obat Penambah Nafsu Makan

Pinterest LinkedIn Tumblr

Setiap orang mulai dari anak-anak hingga orang dewasa memiliki tingkat nafsu makan yang berbeda-beda. Beberapa orang memiliki tingkat nafsu makan yang baik namun beberapa lainnya tidak. Tak jarang orang dengan nafsu makan yang kurang baik, mencari solusi dengan cara mengonsumsi obat penambah nafsu makan. Namun, tidak semua orang berhasil meningkatkan nafsu makannya hanya dengan cara mengonsumsi obat penambah nafsu tersebut. Lalu, apa sebenarnya zat yang terkandung dalam obat penambah nafsu makan?

Desi Lukmandani, seorang Bidan yang sedang melanjutkan kuliah Pendidikan Bidan, memaparkan beberapa kandungan yang ada dalam obat penambah nafsu makan, yakni Minyak hati ikan kod, Curcumin, Zinc, Echinacea, Asam Folat (B9), dan Vitamin B1. Menurut Desi, ada beberapa obat penambah nafsu makan yang tidak aman dikonsumsi oleh tubuh. “Semisal, konsumsinya obat herbal yang di pasaran biasa disebut Pil Kianpi, akan banyak efek untuk jangka panjangnya”, ujar Desi.

Pil Kianpi merupakan salah satu obat herbal yang berfungsi untuk menaikkan berat badan yang tentu saja berhubungan dengan peningkatan nafsu makan. Salah satu zat yang terkandung dalam Pil Kianpi ialah estrogen. Kadar hormon estrogen yang tinggi menyebabkan penumpukan distribusi lemak di berbagai titik. “Pil Kianpi dipercaya dapat meningkatkan massa lemak di daerah perut, bokong, pinggang dengan kandungan berbagai bahan herbal seperti ginseng didalamnya”, tambahnya.

Apabila hormon estrogen dikonsumsi dalam jangka panjang dan tanpa indikasi yang jelas, efek samping yang akan muncul antara lain, peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes, obesitas sentral dan peningkatan risiko kanker sistem reproduksi. Selain itu ada satu lagi risiko terberat dari mengonsumsi hormon estrogen dalam jangka panjang, yakni Sindrom cushing. Sindrom cushing merupakan gejala yang disebabkan oleh peningkatan hormon kortison di wajah, akibat konsumsi steroid jangka panjang. Keluhannya meliputi wajah membengkak serta terlihat bulat atau biasa disebut moon face. Serta deposisi lemak di beberapa area tubuh seperti perut dan tengkuk.

Rahmah Hutami Dian Ramadhani, mahasiswi Jurusan Farmasi juga membeberkan informasi mengenai salah satu obat penambah nafsu makan. “Saat ini obat dexamethasone sering dikonsumsi untuk meningkatkan nafsu makan. Hal ini tidak sesuai dengan indikasi dari obat tersebut, sebab obat ini merupakan golongan kortikosteroid, dimana memiliki banyak efek samping yang bisa terjadi jika digunakan tanpa pengawasan dokter”, tutur Rahmah. Menurut Rahmah, suplemen yang mengandung bahan alami dan tanpa tambahan bahan kimia akan lebih baik untuk mendukung nafsu makan seseorang. “Jika ingin mengonsumsi suplemen penambah nafsu makan, sebaiknya mengonsumsi sumplemen mengandung minyak ikan atau temulawak”, jelas Rahmah. Selain itu, Rahmah juga menyampaikan bahwa secara umum, mengonsumsi obat penambah nafsu makan yang berlebihan dapat berakibat pada meningkatnya nafsu makan yang berlebihan pula.

Hal ini dapat memicu beberapa penyakit seperti diabetes, obesitas dll. Tidak sedikit juga orang-orang yang sudah mengonsumsi obat penambah nafsu makan tetapi  tidak mengalami peningkatan nafsu makannya atau tidak berpengaruh. Dari hal tersebut, Rahmah menuturkan bahwa mengonsumsi vitamin atau obat penambah nafsu makan tidak sepenuhnya menjamin bertambahnya nafsu makan. Hal itu dikarenakan sejatinya obat penambah nafsu makan merupakan suplemen atau multivitamin, bukan obat yang di indikasikan khusus untuk meningkatkan nafsu makan seseorang.

Di sisi lain, mengonsumsi obat bukanlah satu-satunya usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nafsu makan. Ada beberapa hal lain yang dapat dilakukan selain mengonsumsi obat penambah nafsu makan.

Pertama, mengubah pola makan, yaitu dalam satu hari makanlah dalam jumlah sedikit namun frekuensi di tingkatkan.

Kedua, memilih menu yang menarik. Anda bisa mencatat apa saja menu favorite Anda dan mulai merencanakan mana yang akan dijadikan hidangan saat sarapan, makan siang dan makan malam.

Ketiga, melakukan aktivitas fisik atau olahraga. Melakukan olahraga ringan secara teratur dapat memanage stress, dimana hal itu juga sangat mempengaruhi nafsu makan seseorang.

Keempat, minum air putih sebelum atau sesudah makan, bukan pada saat makan. Jika Anda minum pada saat makan, maka Anda akan kenyang sebelum makanan masuk kedalam perut Anda.

Kelima, konsumsi makanan ringan namun penuh nutrisi. Sama halnya denganmemilih menu yang menarik, mengonsumsi makanan ringan yang Anda sukai akan membantu meningkatkan nafsu makan Anda, namun jangan lupa untuk memilih makanan ringan yang penuh nutrisi.

Menaikkan nafsu makan tidaklah melulu soal obat. Masih banyak hal yang dapat dilakukan agar Anda dapat makan dengan perasaan senang, tanpa paksaan. Mengonsumsi suplemen dan multivitamin serta mempraktikkan gaya hidup sehat, akan jauh lebih baik dibandingkan mengonsumsi obat yang menjanjikan hasil instan namun diikuti banyak risiko dibelakangnya. (KKY)

Rizky Ayu
Author

Write A Comment