Uniculture

Kelas Inspirasi, Gerbang Keterlibatan Para Professional dengan Realita Dunia Pendidikan Dasar di Lingkungannya

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sebutan “pahlawan tanpa tanda jasa” lebih familiar diberikan kepada seseorang yang berprofesi sebagai guru. Akan tetapi setelah diulik lagi, seiring berkembangnya zaman banyak bermunculan orang-orang yang tergerak untuk bergabung dalam suatu kegiatan sosial, yang tentu saja juga layak disebut sebagai “pahlawan tanpa tanda jasa”. Kelas Inspirasi, merupakan salah satu wadah kegiatan sosial dalam dunia pendidikan. Organisasi ini dibentuk berdasarkan ajakan dari Gerakan Indonesia Mengajar yang juga merupakan sebuah gerakan inisiatif pada bidang pendidikan di Indonesia. Kontribusi Gerakan Indonesia Mengajar dalam pendidikan Indonesia dimulai pada 2010 silam, dengan merekrut, melatih dan mengirimkan lulusan terbaik untuk mengajar Sekolah Dasar (SD) di daerah pelosok Indonesia selama 1 tahun. Sedangkan Kelas Inspirasi menyusul dengan mengadakan kegiatannya pertama kali pada 25 April 2012 di 25 lokasi Sekolah Dasar (SD) yang ada di Jakarta. Tujuan awal dari Kelas Inspirasi ialah menjadi gerbang keterlibatan para professional dengan realita dunia pendidikan dasar di lingkungannya. Sedangkan tujuan lainnya yaitu menjadi sarana bagi sekolah baik guru maupun siswa untuk belajar dari para professional.

“Bermula dari teman-teman dari Gerakan Indonesia Mengajar dan beberapa teman professional yang ingin berkontribusi untuk pendidikan Indonesia, lahirlah konsep Kelas Inspirasi ini”, ujar Muhammad Imam Azizun Hakim, External Relation dari Kelas Inspirasi Malang.

Melalui Kelas Inspirasi, para professional dari berbagai latar belakang pekerjaan diharuskan cuti satu hari secara serentak untuk mengunjungi dan mengajar di Sekolah Dasar (SD), yaitu pada hari yang disebut sebagai Hari Inspirasi. Para professional diajak untuk menceritakan mengenai profesinya. Harapannya para siswa akan memiliki pandangan cita-cita yang lebih luas serta menjadi lebih termotivasi untuk memiliki mimpi yang besar.

“Bagi para professional pengajar, Kelas Inspirasi dapat memberi pengalaman mengajar di depan kelas sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap perbaikan masa depan bangsa,” jelas Hakim.

Gerakan para professional meliputi turun ke Sekolah Dasar (SD) selama sehari, berbagi cerita dan pengalaman kerja juga motivasi meraih cita-cita. Cerita tersebut akan menjadi bibit untuk para siswa bermimpi dan merangsang tumbuhnya cita-cita tanpa batas pada diri mereka.

Secara umum, kegiatan yang dilakukan dalam Kelas Inspirasi yaitu mengajar selama satu hari di sekolah-sekolah yang telah ditentukan. Dalam kegiatan mengajar selama satu hari tersebut, Kelas Inspirasi melibatkan relawan. Relawan dalam Kelas Inspirasi Malang terdiri dari tiga jenis, yakni relawan panitia yang berperan sebagai pengelolah Kelas Inspirasi yang mengurus segala persiapan kegiatan yang ada di Kelas Inspirasi Malang. Lalu, relawan pengajar yang merupakan professional dari berbagai profesi yang ada dan berperan sebagai pengajar saat Hari Inspirasi untuk mengenalkan masing-masing profesinya kepada siswa. Yang terakhir adalah relawan dokumentator yang berperan untuk mendokumentasikan kegiatan dalam Kelas Inspirasi Malang.

Selain itu, terdapat juga beberapa kegiatan besar yang ada di setiap periodenya, yang pertama yaitu briefing relawan pengajar dan relawan dokumentator, yang kedua ialah Hari Inspirasi yang merupakan kegiatan inti, dimana para relawan mengajar ke sekolah-sekolah yang telah ditentukan. Yang terakhir yakni kegiatan Refleksi, yang merupakan kegiatan bertukar pengalaman antar relawan dengan pihak sekolah, serta saling berbagi ilmu terkait dengan proses mengajar yang telah dilaksanakan.

Kelas Inspirasi Malang belum mempunyai kantor khusus, sehingga pertemuan dan rapat dilakukan dengan fleksibel atau menyesuaikan. Hakim juga menyampaikan sederet hal-hal yang dilakukan oleh Kelas Inspirasi Malang untuk mempertahankan eksistensinya. “Beberapa yang kami lakukan yakni menjalin relasi dengan komunitas Kelas Inspirasi yang tersebar di seluruh Indonesia dan komunitas-komunitas lain di area Malang. Mempererat kerja sama untuk menyukseskan Kelas Inspirasi Malang dan juga konsisten dalam berinteraksi dengan warganet di media sosial”, tutur Hakim.

Niat dan tujuan-tujuan baik akan selalu mendapatkan jalan seiring dengan usaha dan pantangan untuk menyerah. Panjang umur pendidikan, panjang umur “pahlawan tanpa tanda jasa” di seluruh pelosok negeri. (KKY)

Rizky Ayu
Author

Write A Comment