What’s happening?

Nasib Sektor Pendidikan di Era New Normal

Pinterest LinkedIn Tumblr

Malang (8/6) — Di tengah pandemi Covid-19 di Indonesia yang sampai saat ini belum mereda, membuat seluruh fasilitas pendidikan di Tanah Air masih diliburkan. Hingga detik ini belum ada informasi resmi dari pemerintah mengenai tanggal beroperasinya sektor pendidikan pada tahun ajaran baru.

Indonesia sendiri akan memulai pola hidup dengan tatanan normal. Dengan begitu, segala aktivitas yang sebelumnya diliburkan akan berjalan kembali dengan berbagai peraturan yang diterapkan pemerintah. Tetapi, hingga detik ini juga belum ada pengumuman resmi dari pemerintan kapan tatanan normal akan diberlakukan, karena masih harus melewati beberapa tahapan.

“Karena kita tahu bahwa penyebaran Covid sampai saat ini di Tanah Air memang belum semua provinsi dan wilayah bisa dikendalikan,” ucap Presiden RI, Joko Widodo seusai mengunjungi Masjid Istiqlal Jakarta, yang diunggah oleh saluran Youtube Sektretariat Presiden.

“Oleh sebab itu, pembukaan baik untuk tempat ibadah maupun aktivitas ekonomi, sekolah, semuanya melalui tahapan-tahapan yang ketat dengan melihat angka-angka kurva dari R0 dan Rt nya. Semuanya memakai data-data keilmuan yang ketat, sehingga kita harapkan akan berjalan dari tahapan ke tahapan, dari sektor ke sektor, dari provinsi ke provinsi sesuai dengan angka-angka yang tadi saya sampaikan,” imbuhnya.

Meski tatanan normal atau new normal cepat atau lambat akan diberlakukan, tidak berarti sektor pendidikan juga akan segera dibuka dalam waktu dekat. Pemerintah masih mempertimbangkan untuk membuka sektor pendidikan, karena belajar dari kasus yang terjadi di beberapa negara, di mana saat sektor pendidikan mulai dibuka di situlah kluster penularan baru juga meningkat.

Dilansir dari laman resmi Kemenko MPK, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, memberikan penjelasan.

“Kita tidak mau mengambil risiko terhadap keselamatan siswa. Bahwa Presiden juga sudah wanti-wanti jangan sampai kita membuka sekolah malah jadi kluster (penyebaran) baru. Karena itu sesuai arahan presiden sekolah dibuka belakangan,” jelas Muhadjir.

“Jadi nanti walaupun tahun ajaran baru sudah dibuka dan kemudian kita menerapkan pembelajaran jarak jauh dari rumah tentu saja infrastruktur sarana prasarana akan terus kita sempurnakan,” tambahnya. (BN)

Sumber Gambar : bulelengkab.go.id

Bunga Nadzifa
Author

Write A Comment